Driwayatkan dari syaqiq al bakhy, bahawa ia berkata kepada
hatim : telah sekian lama kau mengikutiku,pelajaran apa yang bisa kau
ambil? Dia menjawab : 8 perkara, yaitu :
1.
Sunguh aku melihat kepada makhluk,aku lihat setiap
orang pasti memiliki sesuatu yang ia cintai, tapi jika ia telah sampai
dikuburan ( meninggal dunia ) maka semua yang ia cintai tidak akan menemaninya
dan akan meninggalkannya. Maka aku jadikan amal kebaikanku sebagai sesuatu yang
aku cintai, agar ia selalu bersamaku didalam kubur.
harta
dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal
lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk
menjadi harapan.( al kahfi : 46 )
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
kecuali
orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,( asy-syu’aro : 88 –
89 )
Ali
bin abi tholib berkata : hari ini adalah hari untuk beramal tanpa hisab,
sedangkan nanti adalah hari hisab tanpa amal.
Ibnu
abbas berkata : kebaikan adalah cahaya diahti, bersinar diwajah, kekuatan
dibadan dan mendatangkan cinta manusia.
Tiga
hal yang akan menyertai kita dalam kubur :
·
Amal sholih
·
Do’a seoarang anak
yang sholeh yang mendo’akan ke02 orang tuanya
·
Shodaqoh jariyyah.
Marilah kita beramal,
agar menjadi bekal kita nanti. Dan jangan sampai amal kita terhapus oleh riya.
Seorang salaf berkata :
diantara tanda- tanda orang berbahagia, tanda seseorang itu selamat adalah
kalau ia selesai berbuat maka ia lupakan.