Minggu, 07 Agustus 2011

tiga landasan utama ( part 2 )

2. LANDASAN KEDUA
Apabila ditanyakan kepadamu, apakah agamamu? Maka jawablah, agamaku adalah Islam, yakni menyerahkan diri, tunduk dan patuh kepada Allah Ta’ala, dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam”
“Dan barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tak akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi”.
Dan Islam dibangun atas lima rukun, yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammmad SAW utusan Allah, menegakkan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, berhaji ke Baitullah bagi siapa saja yang mampu mendapatkan jalan ke sana.
Adapun dalil syahadat adalah Firman Allah Ta’ala:
“Allah telah bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi melainkan Dia yang menegakkan keadilan, juga para malaikat dan orang-orang yang memiliki ilmu.Tidak ada Tuhan yang berhakdiibadahi kecuali Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
Dalil bahwa Muhammad SAW rasulullah adalah Firman Allah Ta’ala :
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak salah seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi”.
Dalil shalat adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya shalat adalah kewajiban bagi orang-orang beriman yang telah ditentukan waktunya”.
Dalil zakat adalah Firman Allah Ta’ala :
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, yang dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka”.
Dalil puasa adalah Firman Allah Ta’ala :
“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.
Dan apabila ditanyakan kepadamu , apakah berpuasa satu bulan? Maka jawablah, benar. Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan tentang petunjuk itu dan pembeda, maka barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) pada bulan itu, maka hendaklah berpuasa – al-ayat”.
Dan apabila ditanyakan kepadamu, apakah puasa di siang hari atau di malam hari? Maka jawablah, di siang hari. Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Dan makan minumlah kamu hingga telah jelas bagi kamu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar, kemudian sempurnakanlah puasa sampai datang malam”.
Kemudian dalil haji adalah Firman Allah Ta’ala :
“Mengerjakan haji ke baitullah adalah kewajiban manusia terhadapAllah bagi siapa yang mampu mendapatkan jalan ke sana dan barang siapa yang mengkafiri (kewajiban tersebut) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak membutuhkan sesuatu) dari alam semesta”.
Kemudian apabila ditanyakan kepadamu, apakah itu iman? Maka jawablah, bahwa engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, serta engkau beriman kepada takdir baik dan buruk dari Allah Ta’ala. Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya,demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), “Kami tidak membedakan antara yang satu (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdo’a), “Ampunilah kami, Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu-lah semua dikembalikan”.”
Kemudian dalil takdir adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan takdir”.
Kemudian apabila ditanyakan kepadamu, apakah itu ihsan? Maka jawablah, bahwa engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, tentu engkau tak akan dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihat engkau. Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat ihsan”.
Kemudian apabila ditanyakan kepadamu, apakah mengingkari hari kebangkitan termasuk kekafiran? Maka jawablah, benar. Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Orang-orang kafir mengatakan, “Sekali-kali kami tidak akan dibangkitkan”. Katakanlah, “Tidaklah demikian, demi Tuhanku, sesungguhnya kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitahukan kepadamu apa yang telah kamu lakukan. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”.”
bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar