TIGA LANDASAN UTAMA
Adalah wajib atas setiap muslim dan muslimat untuk mempelajari tiga landasan utama, yaitu pengetahuan tentang Tuhan-nya, Agamanya dan Nabinya.
1. LANDASAN PERTAMA
Apabila ditanyakan kepadamu, siapakah Tuhan-mu? Maka jawablah, Tuhan-ku adalah Allah yang memeliharaku dengan nikmat-nikmat-Nya dan yang menciptakan aku dari tidak ada menjadi ada, dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Allah adalah Tuhan-ku dan Tuhan-mu, maka beribadahlah kepada-Nya, inilah jalan yang lurus”.
Apabila ditanyakan kepadamu, bagaimanakah cara mengetahui Tuhan-mu? Maka jawablah, cara mengetahui-Nya adalah melalui ayat-ayat-Nya dan ciptaan-ciptaan-Nya.
Adapun dalil tentang ayat-ayat-Nya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Dan sebagian dari ayat-ayat Allah adalah malam dan siang, matahari dan bulan. Janganlah kamu bersujud kepada matahari dan bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakan keduanya apabila kamu menyembah kepada-Nya saja”.
Dan dalil tentang ciptaan-ciptaan-Nya adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari lalu bersemayamdi atas ‘arsy. Dia senantiasa menutupkan malam kepada siang yang mengikuti siang dengan cepat, dan (Dia juga menciptakan) matahari, bulan dan bintang yang tunduk pada perintah-perintah-Nya. Ingatlah menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah Tuhan semesta alam”.
Dan apabila ditanyakan kepadamu, untuk apakah Allah menciptakanmu? Maka jawablah, Dia menciptakan aku supaya beribadah kepada-Nya, mentaati-Nya, mengikuti perintah-perintah-Nya, menjauhi larangan-larangan-Nya.
Dalil untuk ibadah adalah Firman Allah Ta’ala :
“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Dia-lah Maha Pemberi rezeki, Yang Memiliki Kekuatan lagi Maha Kokoh”.
Dalil untuk taat adalah Firman Allah Ta’ala :
“Wahai orang-orang yang beriman taatilah Allah, taatilah rasul dan ulil-amri di antara kamu, maka apabila kamu berselisih tentang sesuatu kembalikanlah kepada Allah dan Rasul”. Yakni Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya.
Apabila ditanyakan kepadamu, Allah memerintah kamu untuk apa dan melarang kamu dari apa? Maka jawablah, Allah memerintahku untuk bertauhid dan melarangku dari berbuat syirik.
Dalil perintah Tauhid adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Allah memerintah (kamu) berlaku adil , berbuat ihsan , memberi kaum kerabat, dan melarang (kamu) dari berbuat keji, mungkar dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu, mudah-mudahan kamu bisa mengambil pelajaran”.
Dan dalil larangan dari berbuat syirik adalah Firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa menyekutukan Allah dan mengampuni dosa selain syirik kepada siapa yang Dia kehendaki dan barang siapa yang menyekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang sangat besar”.
bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar